
Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan dan Ketua Umum PB NU Bapak Said Agil Siraj menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara PT. BUMN HL I, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, dan PB NU di Jakarta, Kamis 1-8-2013. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengadopsi polawanatani atau agroforestri terintegrasi yang dikembangkan PT BUML HL I sebagai basis pembangunan BUMN Membangun Desa di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan agar wanatani diharapkan mampu menjadi cara memberdayakan masyarakat setempat, sekaligus menggerakkan langkah pelestarian lingkungan.

Kepedulian lingkungan yang dilakukan oleh PT BUMN Hijau Lestari I tidak hanya melalui program penghijauan saja, juga pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan masyarakat dan peningkatan penghasilan bagi masyarakat di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Salah satu bentuknya adalah melakukan kegiatan khitanan massal yang bertema " Melalui Silaturahmi Kita Tingkatkan Kebersamaan" kepada 30 orang anak mitra kerja BUMN HL I yang berada di Banjaran, Arjasari, Cimaung, Kabupaten Bandung, bertempat di Kantor Wilayah Banjaran (27/06).

Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap pelestarian lingkungan dalam rangka HUT BNI ke-67. PT. Bank Negara Indonesia (BNI) bekerjasama dengan PT. BUMN Hijau Lestari I melakukan penanaman bibit pohon di Tugu Proklamasi Rengasdengklok, Kabupaten Karawang (22/06). Kegiatan penanaman pohon kali ini sebanyak 1.946 pohon yang ditanam serentak di seluruh kantor wilayah BNI di Indonesia. "Program ini, merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dan PKBL sebagai kepedulian BNI dalam rangka mendukung program penghijauan melalui pembangunan hutan dan taman kota, seperti di Aceh, Solo, Wonosari, Jakarta dan Bali. Selain itu, kami pun mendistribusikan bibit pohon sebanyak satu juta pohon kepada masyarakat, juga mendukung sistem verifikasi dan registralisasi kayu SBLK di Yogyakarta, mendukung rehabilitasi satwa asli hutan Indonesia atau orang hutan di Kalimantan Tengah, mendukung pengolahan madu secara ramah lingkungan di Sumbawa,"tutur Anton Siregar CEO Region BNI Jakarta didampingi Hadi Santoso Kepala BNI Karawang, usai melakukan penanaman pohon di Tugu Proklamasi, Kabupaten Karawang. Sebelumnya kami pun telah melakukan penanaman pohon melalui program BUMN peduli penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) pada 2011 di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung dengan BUMN Hijau Lestari.

Dengan adanya penggabungan PT BUMNHL II ke dalam PT BUMNHL I pada tanggal 06 Mei 2013, maka segala hak dan tanggung jawab PT BUMNHL II beralih kepada PT BUMNHL I. Salah satunya yaitu tanaman yang selama ini dikelola oleh PT BUMNHL II, saat ini akan dikelola oleh PT BUMNHL I. Untuk itu, tanaman yang berada di Wilayah Jawa tengah dan Jawa Timur, tepatnya Solo, Wonogiri dan Tulungagung akan dilakukan Monitoring dan Evaluasi Pertumbuhan Aset Tanaman. Untuk itu pada tanggal 20 Juni 2013 PT BUMNHL I bekerjasama dengan Fakultas Kehutanan UGM sebagai Pelaksana Sensus Pohon dimaksud.

Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan spirit etos kerja di lingkungan perusahaan. Belum lama ini PT BUMN HL I mengadakan acara touring (momotoran ngabring) yang di ikuti oleh 70 peserta dengan tujuan perkebunan Rancabali Ciwidey milik PTPN VIII. Berangkat dari kantor pusat BUMN HL I di Jalan Hasan Saputra Raya No. 2 Bandung, jam 07.30 dengan route kearah Buahbatu, Bojongsoang, menuju kantor wilayah Banjaran sambil ngopi dan ganyong sampeu lalu di lanjut ke Rancabali Ciwidey. Para peserta merupakan karyawan dan mitra kerja di wilayah Banjaran, Arjasari, Cipongkor dan Sumedang.

Berbagai bencana yang terjadi di muka bumi harus kita sadari bahwa itu semua terjadi akibat ulah manusia, baik secara langsung maupun akumulasi dari semua tindakan kita yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi lingkungan di wilayah Jawa Barat dan Banten telah mengalami kerusakan (degradasi) yang diikuti hilangnya tutupan hijau (deforestasi) yang merupakan wilayah sumber mata air. Dampak dari hal tersebut, terjadinya kekeringan di musim kemarau dan banjir di musim penghujan, hal ini yang terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS), yakni DAS Citarum, DAS Citanduy, DAS Cimanuk, DAS Ciujung yang harus segera diantisipasi melalui penerapan konsep konservasi Agroforestry berkelanjutan.

Pelaksanaan program membangun desa PT. Pupuk Kujang pada tanggal 18 April 2013 dilakukan di kelompok Ternak Saung Hanjuang yang di ketuai oleh Bpk. Wilyan Suryadrma. Kelompok ini berlokasi di Kp. Pasir Laja, Desa Cijeruk, Kec. Pamulihan Kab. Sumedang. Untuk mendukung program pembibitan yang sedang dijalankan maka dilakukan pengecekan kesehatan ternak kambing serta pengecekan kebuntingan kambing dengan out put peta kondisi induk kambing. Dari Data tersebut dapat diketahui kambing yang sedang Hamil, dan yang harus mendapatkan penanganan khusus obat-obatan. Untuk mempermudah pengecakan Kehamilan kambing maka digunakanlah alat USG dengan sistem suara sebagai out putnya. Alat ini mempermudah para peternak yang belum mahir dalam melakukan pengecekan kebuntingan kambing. Dari hasil peta kondisi induk kambing tadi maka Kelompok ternak Saung Hanjuang akan terbantu dalam melakukan program pembibitan kambingnya.